Selasa, 13 Mei 2014

"AKHIR DARI CERITA TENTANG KAMU :)"


Hai.. kembali lagi dengan aku Miss. Obliviate. Hari ini, aku rada galau nich -_- ya, biasa ABG labil, sasaran empuk perasaan galau. Hari ini perasaan galaunya, cuman aku sendiri yang tau penyebabnya. Lagi enggak pengen curhat ama temen, (eits lebih tepatnya enggak tau mau curhat sama temen yang mana) so jadi curhat disini deh J bersedialah mengikuti curhatan Miss. Obliviate hari ini, tarik nafas dulu deh ^^

***



Kenapa aku galau?
Kegalauan ini bermula karena aku suka sama seorang cowok. Cowok yang gaje, sering ngasih signal yang gak jelas, sering bikin aku kegeeran, dan cowok yang rada kepedean. Sebenarnya, kegalauan ini bukan salah dia juga, ini salah aku
Aku ngerasa di PHP-in, padahal sebenarnya dia enggak pernah ngasih harapan apapun. Ini salah aku yang pada awalnya ngerasa tertarik dengan dia, terus salah nangkap signal yang dikasih sama dia, dan berujung dengan perasaan suka yang sebenarnya enggak pernah aku maupun dia harapin. Aku tau, dia belum siap buat ngadapin permasalahan cinta anak SMA, so itulah yang membuat dia menjadi sosok yang bersikap “Absurd”  dengan permasalahan cintanya.
Awalnya aku enggak pernah berharap dia bakalan balas perasaan aku. Menurut aku, lebih baik kayak gini, aku suka sama dia. Terus, aku pendam perasaan ini sendiri, dan lambat laun aku bakalan lupa dengan perasaan aku. Tapi, jalan ceritanya beda. Aku salah nangkap signal dari dia, itu yang bikin aku berharap lebih.
Satu persatu teman aku mulai tahu tentang perasaan aku ini. Aku fikir semuanya mendukung, dan memang mereka mendukung. Tapi, fikiran buruk mulai menghampiri aku. Sepertinya ada yang menyukai dia selain aku. Aku mencoba untuk enggak ngambil pusing, dan pada akhirnya fikiran itupun menghilang.
Satu persatu masalah datang dan pergi selama perasaan itu aku pendam. Dan puncaknya, berujung pada sikap teman-temanku yang sepertinya merahasiakan sesuatu dari aku J jujur, aku benar-benar KEPO, karna mereka bilang “lebih baik aku lupain si dia” dan ada juga yang bilang “jangan ngarepin dia lagi” ada juga yang bilang “lebih baik kau enggak usah tau”. Ooh Tuhan.. kata-kata itu bikin aku semakin berfikiran ada kabar “buruk” dari rahasia mereka.
Dan, ke- KEPOan aku berujung pada satu petunjuk yang aku temukan. Dia sepertinya menyukai salah satu temanku J mungkin, itu yang mereka rahasiakan. Aku tak tau kebenarannya, karena aku hanya dapat mengira-ngira. Yang jelas, satu petunjuk yang aku temukan itu, berhasil membuat mood aku menjadi buruk. Ditambah lagi, sikap dia yang mulai cuek. Aku tipekal orang yang enggak suka dicuekin. So, makannya aku jadi makin Bad Mood.
Beberapa waktu ini, aku berusaha untuk bisa jaga mood aku. Setidaknya, aku berusaha untuk tetap happy di depan teman-teman aku. Tapi, sebenarnya aku tak segembira itu. Aku tau mereka bosan dengerin curhatan gak jelas dari aku. Ngerti juga, mereka muak dengan kelebayan aku. Itu makannya aku berusaha untuk mendam sendiri. Dan, itu berakibat kepada sikap aku yang jadi galau gak jelas dirumah.
Satu hari ini, aku sibuk mikirin apa yang akan aku lakukan? Karena “melupakan” itu gak semudah yang mereka bilang. Gimana aku mau lupa kalau disetiap aktivitas aku, dia selalu ada. Nangis, aku mengawali keputusan untuk melupakan si cowok dengan nangis sepuas-puasnya di kamar. Sendirian. Tanpa ada yang tahu. Dan, aku mulai merancang rencana untuk ngelupain dia.
Aku bertekad bakalan lupain dia, dengan merubah semua kebiasaan buruk aku. Aku bakalan lebih fokus ke kehidupan aku. Aku bakalan lebih fokus ke masalah pertemanan aku, keluarga aku, pelajaran aku, dan yang paling penting, karir dimasa muda aku J
Aku sadar satu hal, dia mempunyai kriteria cewek idaman. Dan, aku gak mempunyai kriteria khusus untuk cowok yang aku  bakalan sukai ataupun apalah itu. Yang jelas, aku dapat nangkap satu hal. Dia, susah untuk terima aku apa adanya. Padahal aku berharap, aku akan bertemu dengan seorang cowok yang bisa terima aku apa adanya, bukan ada apanya. Cukup dengan dia nerima KECEREWETAN aku, ke LEBAY-AN aku, ke BAWEL-an aku, aku udah ngerasa bahagia. But, dia sepertinya tak mampu untuk itu
Aku sempat mikir untuk kembali ke dunia dimana aku jadi seorang cewek yang hobinya “mainin” perasaan cowok. Tapi aku buru-buru menghapus pemikiran itu. Itu cuman bakal bikin aku semakin jatuh. Dan pada akhirnya aku lebih milih untuk mengesampingkan urusan percintaan dulu
So, Miss. Obliviate sedang merancang dunia barunya. Aku bersyukur, karena kegalauan ini membawa dampak baik juga untuk diri aku. aku mau melepas semuanya, melepas perasaan aku, kegalauan aku, dan melepas semua tentang dia dan tentang cinta ^^


RAHASIA SEORANG TEMAN



Hai.. ^^ kembali lagi bersama saya si pemilik blog OBLIVIATE. Kali ini kita akan membahas suatu topik tentang “teman”. Ini ditujukan buat kamu-kamu yang ngakunya “punya teman” dan merasa “menjadi teman”. Apakah maksud dari tujuan itu? Yok, kita langsung intip ke bawah. Cekidot.

***

Kamu-kamu semuanya pastinya pada punya teman kan? Dan, pasti merasa menjadi teman? Tapi, sebagai seseorang yang memiliki hubungan dengan kata “teman”, bisakah kamu menjamin bahwa kamu benar-benar mengenal kata “teman” itu?
“teman” saya sering mendengar kata-kata itu terlontar dari bibir orang-orang yang saya temui. Tapi, saya jarang menemukan adanya kesungguhan di balik ucapan itu. Mereka berkata “aku temannya..” atau “dia kan teman aku juga” tapi, benarkah teman yang mereka maksud itu adalah seorang teman yang sesungguhnya? Ada beberapa rahasia yang dimiliki oleh seorang teman. Yang sebenarnya sangat ingin mereka ungkapkan, tapi mereka merasa malu untuk itu. Disini, saya akan berperan menjadi seorang teman yang ingin mengungkapkan rahasianya J

1.    Beritahu mereka, aku teman terbaikmu.

Seorang teman akan merasa lebih senang, apabila orang yang dianggapnya teman, menganggapnya sebagai teman. Apalagi menganggapnya sebagai teman terbaik. Bagaimana cara menunjukkannya?
Banyak cara yang dapat kamu lakukan, aku pernah membaca postingan di blog bunga indah putri, dan disana dia membuat suatu postingan yang membahas tentang teman-teman terbaiknya. Pasti, nama-nama temannya yang tercantum disana merasa sangat bahagia. Lalu, aku juga pernah membaca postingan di blognya Syalma Yoreza (syalmayoreza.blogspot.com) yang disana dia juga menulis tentang teman teman terbaiknya. Pernah juga aku membaca suatu jawaban yang diberikan oleh M. Barkah Herti yang pertanyaannya mengenai teman-teman terbaik yang dimiliki oleh temanku itu, aku lupa itu di SocMed yang mana -_-. Yang pasti aku menjamin, orang-orang yang namanya tercantum disana pasti sangat merasa senang dan tersanjung.
Tapi sayangnya sejauh ini, aku baru menemukan satu orang yang menunjukkan padaku bahwa aku memang teman terbaiknya. Agak miris rasanya, tapi aku mencoba untuk tetap berfikiran positif J aku beranggapan “walaupun menurutnya aku bukanlah teman terbaiknya, tapi bagiku dia adalah teman terbaikku” mencoba untuk membuat simple J
So, itu rahasia seorang teman yang pertama. Yang kedua :

2.   Ingatlah sesuatu yang spesial bagiku.

Yap, ini juga sesuatu yang penting. Pasti banyak diantara kamu termasuk juga aku, yang menganggap memiliki teman  tapi tak tau hal-hal yang spesifik mengenai teman kamu itu. Contohnya?
Ehmmm.. coba ingat tanggal-tanggal ulang tahun teman yang kamu anggap adalah teman terdekatmu! Ada tidak tanggal ulang tahun salah satu teman kamu itu yang tidak kamu ketahui? Kalau ada, itu adalah salah satu contohnya.
Hey... untuk menyenangkan seorang teman enggak perlu kamu kasih hadiah-hadiah mewah saat ulang tahunnya. Dan, enggak perlu juga kamu berikan sesuatu yang WOW baginya. Mereka akan sangat senang, hanya dengan ucapan “happy birthday” dan nyanyian “selamat ulang tahun”. Ada perasaan gembira yang tak bisa di ekspresikan secara langsung saat mereka menerima itu. Sepotong kue saja sudah cukup bagi mereka sebagai simbol perhatian kamu.
Dan, lagi-lagi aku baru mengalami hal-hal sejenis itu sebanyak dua kali. Tapi, aku merasa sangat senang dengan itu. Walaupun terkadang aku malu, saat orang-orang dengan tanpa bermaksud menyakiti berkata “alah, ulang tahun kau aja gak pernah dirayain!”. Sedih rasanya, tapi aku coba untuk nutupin rasa sedih itu dengan pura-pura tertawa di depan mereka. Seseorang mengajarkan padaku untuk menjadi orang yang lebih banyak memberi daripada menerima karena itulah, aku bertahan untuk terus memberi dan menekan harap untuk menerima ^^

3. Jadikan aku sandaranmu.

Menjadi sandaran disini maksudnya bukan segalanya bergantung kepada seseorang. Tapi maksudnya adalah, jadikanlah aku sebagai orang yang kamu percaya, yang kamu inginkan untuk menjadi tempat kamu berbagi cerita. Itu akan membuat seseorang yang kamu anggap sebagai teman merasa menjadi benar-benar seorang teman.
Tapi, tak semua orang yang menurut kamu adalah temanmu dapat kamu jadikan sebagai sandaran. Dan tak semua hal juga yang dapat kamu ceritakan kepada sandaranmu itu. Yang jelas, jangan terlalu membuat orang yang kamu anggap sebagai teman menjadi sangat mengkhawatirkanmu. Cobalah untuk menjadikannya sebagai tempat kamu bercerita dikala galau tengah menghampirimu.
Sejujurnya aku senang, karena cukup banyak orang yang menggunakan bahuku saat dia sedang bersedih. Dan banyak juga yang menunggu responku saat dia sedang gembira. Walaupun cukup sulit untukku mendapatkan tempat untukku bersandar.

4. Pahami aku, seperti aku memahamimu.

Ini dia, salah satu penyebab kenapa di dalam sebuah pertemanan sering kali terjadi pertengkaran. Salah paham, sifat egois, seringkali membuat hubungan pertemanan menjadi sedikit renggang.
Coba aja, kalau kedua belah pihak saling mengerti, saling mau mendengarkan pasti pertengkaran itu bisa terhindarkan. “teman” yang sesungguhnya pasti akan mau melakukan itu. Kamu memahami dia, dan seharusnya dia juga memahami kamu. Saling memahami sifat masing-masing, saling mengerti kekurangan masing-masing, saling mendengarkan, dan saling-saling yang lainnya :D coba lakukan itu, dan pasti pertengkaran akan jarang menghampiri kalian.

5. Panggilan sayangmu, menyenangkanku.

Wow, kenapa kata-kata nya begitu yak? Hahahha :D be positive okay? ^^
Maksudnya adalah, seorang teman akan merasa menjadi sosok yang spesial hanya dengan panggilan sayang yang kamu lontarkan. Contohnya?
Aku, pernah melihat kontak nomor ponsel di handphone seorang temanku. Dia memberi nama-nama yang lucu untuk teman-teman terdekatnya. Tapi saat aku melihat kontak nomor ponselku, nama ku ditulis dengan nama panggilan biasa. Ada perasaan aneh yang menghampiriku saat itu. Ada perasaan ingin memiliki satu panggilan sayang darinya, karena dia aku anggap sebagai “teman terbaikku”.
Dan, jangan bohong, pasti kamu-kamu yang punya panggilan sayang, diam-diam merasa senang dengan itu. Iya kan? Atau enggak? Pasti adalah yang kayak gitu. :D (maksa :p).

Yap, itu adalah rahasia seorang “teman” versi OBLIVIATE yang rata-rata diilhami dari pengalaman pribadi ^^ pernah merasa begitu? Atau enggak setuju dengan itu? Yuk, tinggalkan komentarmu dibawah ini. Dan don’t be silent  reader.  Okay, see you next post guys ^^
Bye bye~~

Kamis, 01 Mei 2014

"OBLIVIATE"


Hai :D salam kenal untuk kamu-kamu semua yang dengan baik hati mau meluangkan waktunya untuk sekedar mengunjungi blog ini. Yap, seperti yang kalian ketahui, this is my first post ^^ dan, aku memilih untuk menjadikan post tentang blog ini, sebagai post pertamaku :D.
Okay, tanpa memperpanjang kata kata pembuka. Kita langsung aja masuk ke pokok pembahasan tentang “OBLIVIATE”. Cekidot ^^



Bagi kamu para pecinta film hollywood khususnya film Harry Potter tentu udah gak asing lagi dong sama kata “obliviate”? yuhu, Obliviate adalah kata kata mantra yang diucapkan oleh Hermione untuk menghapus ingatan seseorang tentang suatu hal. Aku begitu tertarik sewaktu mendengar Hermione mengucapkan mantra itu. Karena, seandainya saja itu benar-benar bisa dilakukan alias nyata, aku ingin menyihir diriku sendiri dengan mantra itu, dan membuat ingatan yang tak ingin ku ingat menjadi lenyap dari memoriku. Tapii... ayo bangunlah dari mimpi-mimpi itu. Itu hanya, FIKTIF!. Yaha..

Dan, karena ingatan itu tak jua mau hilang bahkan makin menjamur, aku memutuskan untuk menuliskan ingatan buruk itu, yang menurutku “mungkin bisa sedikit mengurangi beban yang kurasakan karena ingatan itu” :D ehm ehm, kalian pastinya tahu bahwa tak semua hal dapat diceritakan kepada seseorang yang kalian anggap sahabat, sekalipun dia adalah orang yang paling kalian percayai. Maka karena itu, aku memutuskan untuk membuat blog ini :D. Selain sebagai tempat CURCOL, aku juga ingin menjadikan blog ini sebagai wadah untuk aku mengekspresikan diriku dari sisi yang berbeda dengan tulisan ^^. Selain itu, aku juga ingin berkenalan dengan dunia lewat blog ini, tapii... dengan tidak memperkenalkan nama ku :D

So, “MISHA-MASHA” dan “OBLIVIATE” menjadi pilihanku. Tiga kata itu, menurutku dapat membantuku untuk berkenalan dengan Dunia ^^. Yap yap, dan hari ini aku akan memulai semua penulusuran bersama Tiga kata itu^^. Sekali lagi aku mau ngucapin “WELLCOME TO MY NEW BLOG^^” dan, semoga kalian enggak bosan ya buat berkunjung ke blog ku :D
Okay, sekian tentang Obliviate. Sampai jumpa di post selanjutnya :D
Bye bye~~